Friday, 11 September 2015

Kali ini kita akan membahas tentang Paru-paru Sebagai Organ Ekskresi dan Gangguan pada Paru-paru. Semoga artikel ini bermanfaat, aamiin.

Paru-paru Sebagai Organ Ekskresi dan Gangguan pada Paru-paru

A. Paru paru Sebagai Organ Ekskresi
Hasil gambar untuk paru paru


Paru paru adalah tempat pertukaran gas antara oksigen dan karbon dioksida. Peran paru paru sebagai organ ekskresi adalah mengekskresikan karbon dioksida (CO2) dan uap air (H2O).

B. Gangguan Pada Paru paru

1. Sesak Nafas (Asma)
Asma ialah penyakit radang paru-paru yang menimbulkan sesak napas dan mengigil yang berulang. Asma merupakan salah satu kelainan paru-paru paling banyak dan bervariasi. Otot dinding saluran udara berkontraksi seperti kejang, menyebabkan saluran udara menyempit, sehingga dapat terjadi sesak napas.

Hasil gambar untuk gangguan pada paru paru

2. Pneumonia
Yaitu radang paru paru yang disebabkan oleh bakteri Diplococcus Pneumonia. Peradangan dari gelembung udara mikroskopik paru-paru yaitu alveolus dan saluran udara terkecil yaitu bronkiolus atau biasa dikenal dengan pneumonia.

3. Kanker Paru paru
yaitu gangguan paru paru yang disebabkan oleh kebiasaan merokok. Penyebab lain karena terlalu banyak menghirup debu asbes dan krom. Kelainan ini mempengaruhi pertukaran gas di paru paru.

4. Emfisema
Emfisema ialah jenis penyakit paru obstruktif kronik yang melibatkan kerusakan dikantung udara (alveoli) di paru-paru. Akibatnya, tubuh tidak akan mendapatkan oksigen yang dibutuhkan. Emfisema membuat penderita sulit bernafas. Penderita mengalami batuk kronis dan sesak napas. Penyebab paling umum ialah merokok.

5. Silikosis
Silikosis ialah salah satu penyakit paru akibat lingkungan kerja. Penyakit ini merupakan suatu pneumokoniosis yang disebabkan oleh inhalasi partikel partikel kristal silika bebas.

C. Cara Menjaga Kesehatan Paru paru
1. Mengatur pola makan dengan mengonsumsi makanan yang sehat
2. Berolah raga dengan teratur
3. Istirahat minimal 6 jam/hari
4. Menghindari rokok, minuman beralkohol, dan narkoba
5. mempunyai ventilasi di rumah




Thursday, 10 September 2015

Kali ini kita akan membahas tentang Hati sebagai Organ Ekskresi. Semoga artikel ini bermanfaat, aamiin.

Hati sebagai Organ Ekskresi

Hati selain merupakan sistem organ pencernaan juga sebagai organ ekskresi, hati mengekskresikan empedu. Empedu terdiri dari garam empedu dan zat warna empedu (bilirubin). Garam empedu berfungsi untuk mengemulsikan lemak pada proses pencernaan, sedangkan bilirubin akan memberi warna pada urin dan feces (tinja).

A. Fungsi Hati
Hasil gambar untuk hati manusia
  • Menetralkan racun
  • mengkskresikan zat warna empedu
  • membuat vitamin A dari provitamin A
  • Mengatur kadar gula darah
  • Menyimpan glikogen (gula otot) yang merupakan hasil pengubahan dari glukosa karena hormon insulin
  • Menyimpan vitamin larut lemak (A, D, E, K), vitamin B12, dan mineral.
  • Mengatur sirkulasi hormon
B. Gangguan pada Hati

1. Hepatitis A dan B
Hasil gambar untuk gangguan pada hati
Hepatitis adalah radang hati yang disebabkan oleh virus. Virus hepatitis ada beberapa macam, misalnya virus hepatitis A dan hepatitis B. hepatitis yang disebabkan oleh virus hepatitis B lebih berbahaya dari pada hepatitis yang disebabkan oleh virus hepatitis A.

2. Sirosis
Sirosis hati merupakan puncak dari penyakit hati yang kronis dan menyebabkan guratan pada hati sehingga hati menjadi tidak bisa berfungsi. Keadaan tersebut dapat mengakibatkan berbagai macam komplikasi termasuk akumulasi cairan dalam perut, ketidak normalan pendarahan, dan meningkatkan tekanan pembuluh darah hati.

3. Tumor dan Kanker Hati
Beberapa tipe tumor hati yang jinak antara lain hemangioma, hepatic adenomas, dan focal nodular hyperplasia. selain itu juga terdapat jenis tumor yang berbahaya (kanker) seperti hepatocellular carcinoma.

Hasil gambar untuk gangguan pada hati4. Penyakit Kuning
Penyakit kuning disebabkan oleh tersumbatnya saluran empedu yang mengakibatkan cairan empedu tidak dapat dialirkan ke dalam usus 12 jari, sehingga masuk kedalam darah dan warna darah berubah menjadi kuning. Kulit penderita tampak pucat kekuningan. Bagian putih bola mata juga berwarna kekuningan, dan kuku jaripun berwarna kuning. Hal ini terjadi karena di seluruh tubuh terdapat pembuluh darah yang mengangkut darah berwarna kekuningan dikarena bercampur dengan cairan empedu.

Bonus Pantun :

Jangan takut
Jangan kawatir
Itu kentut
Bukan petir




Saturday, 11 July 2015

Kali ini kita akan membahas tentang Apa Sajakah Fungsi Kulit pada Manusia. Semoga artikel ini bermanfaat, aamiin.

Apa Sajakah Fungsi Kulit pada Manusia

A. Untuk mengeluarkan Minyak dan Keringat
Ekskresi ialah proses pembuangan sisa metabolisme dan benda tidak berguna lainnya. Fungsi utama dari organ ini adalah untuk mengeluarkan minyak dan keringat dari dalam tubuh. Ekskresi juga berguna untuk pembuangan zat-zat sisa pada makhluk hidup seperti karbon dioksida, urea, racun dan lainnya.

B. Indra Peraba
Fungsi ini sangat penting bagi makhluk hidup. Melalui indra peraba, kita dapat merasakan sakit, panas, atau dingin apabila sesuatu menyentuh kulit. Hal itu dikarenakan pada permukaan kulit kita terdiri atas berbagai penerima rangsang yang akan menanggapi rasa sakit, tekanan, panas, dan dingin.

 C. Perlindungan 
 Pelindung Tubuh dari Kerusakan mekanis, Zat zat kimia, atau mencegah masuknya kuman penyakit di dalam tubuh. Kulit juga bisa mencegah patogen berbahaya dan zat beracun memasuki tubuh. Kecuali ada luka pada kulit, tidak ada yang bisa menembus kulit.

D. Pengatur suhu
Kulit kita membantu tubuh kita agar mempertahankan suhu internal yang konstan. Ketika suhu lingkungan naik, pembuluh darah hadir dalam melebarkan kulit. Dengan cara ini, banyak panas yang hilang dari tubuh kita. Di sisi lain, dalam menanggapi lingkungan yang dingin, pembuluh darah mengerut, sehingga mengurangi kehilangan panas tubuh.

E. Tempat pembuatan Vitamin D
 Kulit kita mengandung zat zat yang disebut ergosterol, yang bertanggung jawab atas sintesis vitamin D. Pada paparan sinar matahari, ergosterol diubah menjadi vitamin D2 yang merupakan salah satu bentuk dari lima jenis vitamin D. Vitamin D ialah vitamin steroid dan meningkatkan penyerapan kalsium dan fosfor bersama-sama dengan metabolisme mereka.

Bonus Pantun :

Ada buah manggis
Ada juga buah anggur
Awalnya romantis
Pas tekdung malah kabur






Tuesday, 7 July 2015

Kali ini kita akan membahas tentang Bagian Bagian yang Terdapat pada Kulit Manusia. Semoga artikel ini bermanfaat, aamiin.

Bagian Bagian yang Terdapat pada Kulit Manusia

A. Epidermis (Kulit Ari)

1. Pengertian Epidermis
Epidermis ialah jaringan yang terdapat pada permukaan organ luar suatu organisme. Jaringan epidermis biasannya tidak berklorofil, kecuali pada epidermis tumbuhan Bryophita dan Pterydophyta serta sekitar stomata.

2. Lapisan Lapisan yang terdapat pada Jaringan Epidermis
  • Lapisan Korneum, tersusun sel sel mati yang mudah terkelupas.
  • Lapisan Lusidum, berwarna terang dan hanya tampak pada kulit yang tebal, seperti telapak kaki.
  • Lapisan Granulosum, mengandung sel sel bergranula yang menghambat pengeluaran air yang berlebihan
  • Lapisan Spinosum, berfungsi untuk menahan gesekan dari luar karena merupakan lapisan paling tebal di epidermis
  • Lapisan Germinativum, mengandung sel sel yang aktif membelah, banyak mengandung sel melanosit penghasil pigmen melanin yang memberi warna kulit.
B. Dermis (Kulit Janget)
Dermis adalah lapisan tengah kulit (di bawah epidermis) yang mengandung serat kolagen, serat elastis, asam hialuronik, pembuluh darah dan pembuluh limfatik, folikel rambut, saraf, kelenjar, dan banyak lainnya. Merupakan lapisan kulit yang terletak di bawah lapisan kulit ari. Dermis adalah yang kedua, atau menengah, lapisan kulit seseorang.

Ini mengandung serat kolagen dan elastin, yang merupakan protein penting. Kolagen dan elastin di lapisan kulit ini membentuk lapisan mesh seperti yang tahan lama. Pada lapisan dermis terdapat kelenjar keringat, kelenjar minyak, akar rambut, pembulu darah, ujung ujung saraf penerima rangsang ( reseptor ), seperti paccini (penerima rangsang tekanan), ruffini (penerima rangsang panas), krause (penerima rangsang dingin), dan meissner (penerima rangsangan sentuhan).

C. Hipodermis
Hipodermis adalah salah satu lapisan dari bebarapa lapisan yang terdapat didalam kulit. Hipodermis ini merupakan lapisan kulit lemak atau jaringan ikat yang merupakan rumah dari kelenjar keringat dan lemak dan juga sel-sel kolagen. Lapisan Hipodermis ini dikenal juga sebagai sebagai jaringan subkutis atau subkutan. Lapisan kulit ini merupakan lapisan yang paling dalam dan mengandung pembuluh darah dan limfia, serta saraf yang berjalan sejajar dengan permukaan kulit.
Pada jaringan ini terdapat cadangan lemak untuk cadangan makanan dan menjaga suhu tubuh agar tetap hangat.

Bonus Pantun :

Hujan turun rintik-rintik
Duduk berdua di teras rumah
Ingin punya cewek cantik
Syaratnya rumah dan mobil mewah





Saturday, 4 July 2015

Kali ini kita akan membahas tentang Jelaskan Apa Saja Gangguan dan Fungsi pada Ginjal !. Semoga artikel ini bermanfaat, aamiin.

Jelaskan Apa Saja Gangguan dan Fungsi pada Ginjal !


A. Gangguan pada Ginjal

  •     Diabetes mellitus, yaitu terdapatnya glukosa dalam urin akibat kekurangan hormon insulin.
  •     Diabetes insipidus, yaitu pengeluaran urin secara berlebihan akibat kekurangan hormon ADH (Antidiuretika Hormon).
  •     Proteinuris, yaitu adanya protein dalam urin akibat kebocoran di glomerulus akibat infeksi.
  •     Nefritis, yaitu kerusakan nefron akibat radang yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus sp.
  •     Polyuria, yaitu pengeluaran urin yang sangat banyak dan encer akibat reabsorpsi yang rendah atau gagal ginjal.
  •     Batu ginjal, yaitu adanya asam urat atau pengapuran yang terdapat di saluran ginjal ataupun saluran urin.
  •     Gagal ginjal, yaitu ginjal sudah tidak dapat berfungsi lagi untuk menyaring (Filtrasi) ataupun menyerap embalm zat yang masih berguna (reabsorpsi). Gagal ginjal dapat terjadi akibat infeksi kuman penyakit, zat beracun seperti arsenik yang dikonsumsi dalam waktu yang lama, atau sumbatan saluran urin oleh batu ginjal, tumor, atau pembesaran prosat.
  •     Infeksi ginjal, yaitu masuknya kuman penyakit melalui saluran urin.


B. Fungsi Fungsi pada Ginjal


  1.     Menyaring Darah
  2.     Mempertahankan keseimbangan Kadar Asam dan Basa
  3.     Mengekskresikan zat-zat yang merugikan bagi tubuh
  4.     Memproses Ulang Zat
  5.     Mengatur Volume Cairan dalam Darah
  6.     Mengatur Keseimbangan Kandungan Kimia dalam Darah
  7.     Mengendalikan Kadar Gula dalam Darah
  8.     Penghasil Zat dan Hormon
  9.     Menjaga Tekanan Osmosis
  10.     Menjaga Darah

Bonus Pantun :

Nonton bioskop horor Indonesia
Bersama pacar cantik jelita
Hidup jangan disia-sia
Dekati wanita sebanyak-banyaknya





Kali ini kita akan membahas tentang Sebutkan Tahap Tahap pada Pembentukan Urin ?. Semoga artikel ini bermanfaat, aamiin.

Sebutkan Tahap Tahap pada Pembentukan Urin ?

Urin atau air seni atau air kencing adalah cairan sisa yang diekskresikan oleh ginjal yang kemudian akan dikeluarkan dari dalam tubuh melalui proses urinasi. Berikut adalah penjelasan 3 tahapan pada pembentukan urin

A. Filtrasi ( Penyaringan )
Filtrasi ialah penyaringan darah yang berlangsung di badan dMalpighi, yaitu dari glomerulus ke kapsula Bowman. Filtrasi menghasilkan urin primer yang masih zat zat berguna, seperti air, glukosa, garam mineral (ion natrium dan ion kalsium).

Glomerulus ialah kapiler darah yang bergelung-gelung di dalam kapsula bowman. Ukuran saringan pada glomerulus membuat protein dan sel darah tidak bisa masuk ke tubulus. Pada glomerulus terdapat sel-sel endotelium yang berfungsi untuk memudahkan proses penyaringan.

B. Reabsorpsi (Penyaringan Kembali)
Reabsorpsi adalah proses penyerapan zat zat yang masih berguna dalam urin primer dan menghasilkan urin sekunder. Zat yang diserap kembali (asam amino, garam (NaCI), air, dan glukosa) akan masuk kembali ke pembulu darah di sekitar tubulus..

Volume urin manusia hanya 1% dari filtrat glomerulus. Oleh karena itu 99% filtrat glomerulus akan reabsorbsi secara aktif pada tubulus kontortus proksimal dan terjadi penembahan zat zat sisa serta urea pada tubulus kontortus distal.

C. Augmentasi (Pengumpulan)
Augmentasi adalah proses yang terjadi di tubulus kontortus distal dan juga di saluran pengumpul. Dapat juga diartikan sebagai berikut. Augmentasi merupakan proses pengeluaran zat sisa yang tidak diperlukan oleh tubuh dalam bentuk urine. Terjadi di Tubulus Kontortus Distal. Pada bagian ini terjadi pengumpulan cairan dari proses sebelumnya. Dibagian ini juga masih terjadi penyerapan ion natrium, klor serta urea. Cairan yang dihasilkan sudah berupa urine sesungguhnya, yang kemudian disalurkan ke rongga ginjal.


Bonus Pantun :

Jika sudah namanya cinta
Hati terasa berbunga-bunga
Kalau sudah terbawa suasana
Senyum sendiri seperti orang gila

Volume urin manusia hanya 1% dari filtrat glomerulus. Oleh karena itu, 99% filtrat glomerulus akan direabsorbsi secara aktif pada tubulus kontortus proksimal dan terjadi penambahan zat-zat sisa serta urea pada tubulus kontortus distal. Copy and WIN : http://ow.ly/KNICZ

Copy and WIN : http://ow.ly/KNICZ
olume urin manusia hanya 1% dari filtrat glomerulus. Oleh karena itu, 99% filtrat glomerulus akan direabsorbsi secara aktif pada tubulus kontortus proksimal dan terjadi penambahan zat-zat sisa serta urea pada tubulus kontortus distal. Copy and WIN : http://ow.ly/KNICZ

Copy and WIN : http://ow.ly/KNICZ
olume urin manusia hanya 1% dari filtrat glomerulus. Oleh karena itu, 99% filtrat glomerulus akan direabsorbsi secara aktif pada tubulus kontortus proksimal dan terjadi penambahan zat-zat sisa serta urea pada tubulus kontortus distal. Copy and WIN : http://ow.ly/KNICZ

Copy and WIN : http://ow.ly/KNICZ






Wednesday, 1 July 2015

Kali ini kita akan membahas tentang Bagian Bagian pada Ginjal. Semoga artikel ini bermanfaat, aamiin.

Bagian Bagian pada Ginjal

Ginjal ialah salah satu orang dalam yang paling penting pada manusia. Ginjal pada umumnya berfungsi sebagai alat untuk menyaring darah dan merupakan salah satu bagian dari sistem ekskresi pada manusia. Ginjal kita pada umumnya memiliki sepasang yaitu terletak di bagian bawah perut kita. Ginjal terdiri dari beberapa bagian inti, berikut penjelasannya :

A. Korteks (Kulit Ginjal)
Korteks mengandung nefron yang merupakan unit terkecil dari ginjal. Bagian utama penyusun nefron adalah badan Malpighi dan tubulus ginjal.

1. Badan Malpighi terdiri dari glomerulus dan kapsula Bowman.

  • Kapsula Bowman adalah selaput pembungkus glomerulus untuk menyaring (filtrasi) dan hasil saringnya akan masuk ke tubulus ginjal.
  •  Glomerulus merupakan pembuluh darah kapiler tempat darah disaring. Zat sisa akan masuk ke kapsula Bowman.
2. Tubulus ginjal terdiri dari tubulus kontortus proksimal, lenkung Henle, tubulas kontortus distal, dan tubulus kolektivus.

B. Medula (Sum-Sum Ginjal)
Bagian ini merupakan area yang berisi 8 sampai 18 bagian berbentuk hampir semuanya dari ikatan saluran berukuran mikroskop.

C. Pelvis Renalis (Ginjal)
Pelvis ialah bermuaranya tebulus yaitu tempat penampung urin sementara yang akan dialirkan ke kantung kemih melalui ureter dan dikeluarkan dari tubuh menggunakan uretra. Pelvis bisa juga diartikan ruang kosong pada bagian Ginjal.

D. Calyces 
Calyces ialah suatu penampung berbentuk cangkir dimana urin terkumpul sebelum mencapai kandung kemih melalui ureter.

E. Vena Ginjal
Vena ginjal ialah pembuluh balik yang berfungsi untuk membawa darah keluar dari ginjal menuju vena cava inferior kemudian kembali ke jantung.  

F. Arteri Ginjal
Arteri ginjal ialah pembuluh nadi yang berfungsi untuk membawa darah ke dalam ginjal untuk disaring di glomerulus.

Bonus Pantun :

Makan nasi sepiring berdua
Rasanya enak tiada tara
Awas cowok suka menggoda
Diam-diam watak buaya