Wednesday, 24 December 2014

Kali ini kita akan membahas tentang Pengertian Gaya dalam Ilmu Fisika. Semoga artikel ini bermanfaat, aamiin.

Pengertian Gaya dalam Ilmu Fisika

Pengertian gaya dalam Ilmu Fisika adalah tarikan atau dorongan yang bekerja pada benda, yang akan mengakibatkan benda yang terkena mengalami perubahan posisi atau kedudukan (bergerak). Ada juga pengertian Gaya sebagai suatu tarikan atau dorongan yang dikerahkan sebuah benda terhadap benda lain. Contohnya pada kegiatan tarik tambang yang membuat pelakunya berpindah tempat. Lihatlah gambar disamping, gambar itu menunjukan gaya berupa dorongan.

Gaya yang berupa tarikan atau dorongan tersebut memiliki arah gaya. Dorongan mememiliki arah yang menjauhi orang yang mendorongnya, sedangkan tarikan memiliki arah yang mendekati orang yang menariknya. Ada dibagi menjadi 2 jenis yaitu gaya sentuh dan gaya tak sentuh. Gaya sentuh adalah gaya akibat sentuhan pada permukaan benda, Contohnya gaya gesek, gaya otot, gaya pegas, dan lain lain. Sedangkan Gaya tak sentuh adalah gaya yang terjadi jika tidak ada sentuhan pada suatu benda, Contohnya gaya gravitasi, gaya magnet, gaya listrik. dan lain lain. Perhatikan gambar dibawah ini, gambar ini menunjukkan salah satu jenis gaya tak sentuh, yaitu gaya magnet.



Ada juga yang dinamakan resultan gaya, apakah kalian tahu ?. Resultan gaya adalah gabungan dari beberapa gaya yang bekerja pada suatu benda. Gaya dapat menyebabkan suatu benda berubah posisi, berubah bentuk, berubah kecepatan, berubah panjang atau berubah volume, dan juga berubah arah.

Hal ini berkaitan dengan Hukum Newton. Hukum I Newton menyatakan bahwa suatu benda tetap dalam keadaan diam atau terus bergerak dengan kelajuan tetap, kecuali jika ada gaya luar yang bekerja pada benda tersebut. ΣF = 0. Sedangkan Hukum II Newton menyatakan bahwa percepatan yang dihasilkan gaya pada sebuah benda sebanding dengan resultan gaya dan juga berbanding terbalik dengan massa benda. A = ΣF / m. Ada juga Hukum III Newton menyatakan bahwa dari sebuah gaya yang bekerja pada benda terjadi gaya reaksi yang sama besar dan juga arahnya berlawanan. Faksi = –Freaksi.

Jadi dapat kita simpulkan bahwa gaya memiliki 3 sifat, yaitu :
1. Gaya dapat mengubah bentuk benda.
2. Gaya dapat mengubah arah gerak benda.
3. Gaya dapat menyebabkan benda bergerak atau berpindah tempat.

Bonus Pantun :

buah azem buah rambutan
belinye di pasar minggu
biarpun pantun
yang penting ayo







Monday, 22 December 2014

Kali ini kita akan membahas tentang Pengertian dan Rumus Tuas / Pengungkit. Semoga artikel ini bermanfaat, aamiin.

Pengertian dan Rumus Tuas / Pengungkit

Pesawat Sederhana dibagi 4 yaitu :

a. Katrol
b. Roda Bergandar
c. Bidang Miring
d. Tuas / pengungkit

Tuas biasa juga disebut pengungkit. Tuas merupakan salah satu jenis pesawat sederhana yang paling banyak digunakan didalam kehidupan sehari hari. Tuas adalah salah satu pesawat sederhana yang digunakan untuk mengubah efek atau hasil dari suatu gaya. Tuas dibagi menjadi 3 macam yaitu :

1. Tuas Jenis Pertama

Tuas jenis pertama adalah tuas yang titik tumpunya terletak diantara titik beban dan titik kuasa.
Contohnya : gunting, tang, neraca, dan jungkat jungkit.




2. Tuas Jenis Kedua

Tuas jenis kedua adalah tuas yang titik bebannya terletak diantara titik tumpu dan titik kuasa.
Contohnya : gerobak beroda satu, pemotong kertas, pemotong pelat logam.




3. Tuas Jenis Ketiga

Tuas jenis ketiga adalah tuas yang titik kuasanya terletak diantara titik tumpu dan titik beban.
Contohnya : stapler, sekop, dan pinset
  
Tuas atau pengungkit jenis pertama dan kedua berfungsi untuk memperbesar gaya, artinya gaya yang kita berikan lebih kecil dari beban, dan mempunyai keuntungan mekanik lebih besar dari 1. Pengungkit atau tuas jenis ketiga berfungsi untuk memperbesar perpindahan, artinya gaya yang diberikan lebih besar dari beban, sehingga keuntungan mekaniknya lebih kecil dari 1, ini adalah kebalikan dari tuas atau pengungkit jenis pertama dan kedua. Gunting merupakan pesawat sederhana yang terdiri atas dua batang pengungkit atau tuas yang bertumpu pada engsel.

Ada juga rumus yang berlaku dalam tuas atau pengungkit adalah:

F . Lk = w . Lb

Perbandingan antara berat beban dan gaya/kuasa dinyatakan sebagai keuntungan mekanik, dirumuskan dengan:

w / F = Lk / Lb

Keterangan : F = gaya kuasa (Newton)

                      w = berat beban (Newton)

                      Lk = lengan kuasa (meter)

                      Lb = lengan beban (meter)

Contoh soal :

1.  Seorang anak sedang mengungkit sebuah batu. dimana diketahui lengan kuasa (Lk) = 180cm dan lengan beban (Lb) = 20cm. Tentukan gaya yang diperlukan anak !

Pembahasan : Rumus untuk pengungkit atau tuas :

Diketahui :

Lk = panjang lengan kuasa atau lengan gaya , dihitung dari titik kerja gaya tumpu .

Lb = panjang lengan beban , dihitung dari titik beban hingga tumpu .

Sehingga :

F X Lk  = W x Lb
F x 180 = 360 x 20
F = 40 Newton

Jadi gaya yang diperlukan anak itu untuk mengunkit sebuah batu adalah 40 Newton

Bonus Pantun :

Ini musim masih penghujan...
Kata simbok jangan nakal..
yang muslim silahkan Jumatan..
Bawa gembok amankan sendal..




Friday, 19 December 2014

Kali ini kita akan membahas tentang Roda Bergandar. Semoga artikel ini bermanfaat, aamiin.

Roda Bergandar

Pesawat Sederhana dibagi 4 yaitu :
a. Katrol
b. Roda Bergandar
c. Bidang Miring
d. Tuas / pengungkit

Roda bergandar merupakan pesawat sederhana yang terdiri atas roda, yang berputar yang dihubungkan oleh sebuah poros yang dapat diputar bersama sama berfungsi untuk memperbesar percepatan dan gaya. Roda bergandar sangat bermanfaat untuk mempermudah pekerjaan manusia.


Bonus Pantun :

Hari minggu sudahlah siang..
Setelah siang menuju petang...
Ditunggu tunggu gak jua datang...
Sekali datang kok nagih utang...





Kali ini kita akan membahas tentang Bidang Miring. Semoga artikel ini bermanfaat, aamiin.

Bidang Miring

Pesawat Sederhana dibagi 4 yaitu :
a. Katrol
b. Roda Bergandar
c. Bidang Miring
d. Tuas / pengungkit

Bidang miring merupakan salah satu jenis pesawat sederhana. Bidang miring ialah suatu permukaan datar yang mempunyai sebuah sudut, yang bukan sudut tegak lurus, terhadap permukaan horizontal. Perhatikan gambar disamping

 Ada juga pengertian lainnya, Bidang miring adalah sebuah pesawat sederhana yang dipakai manusia untuk memudahkan pemindahan suatu beban ke tempat yang lebih tinggi, dengan cara didorong beban daripada dengan mengangkat beban itu. Bidang miring sangat bermanfaat dalam kehidupan manusia. Dengan menggunakan bidang miring kita bisa memindahkan barang yang berat menjadi lebih mudah.

Bonus Pantun :

Beli berlian dikota belawan..
Hujan gerimis dikota mekah..
Cantik nan itu perawan..
Wajahnya manis senyum merekah..






Monday, 15 December 2014

Kali ini kita akan membahas tentang Otot. Semoga artikel ini bermanfaat, aamiin.

Otot

Di Bab ini kita mempelajari tentang Rangka dan Otot
kita sudah mempelajari tentang rangka disini

A. Pengertian Otot
 Otot adalah sebuah jaringan yang ada di dalam tubuh hewan dan manusia yang berfungsi untuk alat gerak aktif yang menggerakkan tulang. Otot dibagi menjadi tiga jenis yaitu otot lurik, otot polos dan otot jantung. Otot menyebabkan pergerakan suatu organisme atau pergerakan dari organ dalam organisme tersebut.

B. Macam Macam Otot
 Otot dibagi menjadi tiga jenis yaitu otot lurik, otot polos dan otot jantung :

a. Otot Lurik
Otot lurik atau juga disebut otot kerangka adalah otot yang melekat pada kerangka. Bagian tubuh kita yang memiliki daging merupakan otot lurik.Otot ini disebut otot lurik karena jika dilihat dari samping, serabut otot ini memperlihatkan suatu pola serat bergaris atau melintang. Irisan melintang otot ini memperlihatkan banyak bahkan sampai beribu-ribu serabut otot. Serabut-serabut itu tersusun dalam berkas yang sejajar, dan terikat sesamanya oleh jaringan penyambung yang dilalui oleh pembuluh darah dan saraf. Ukuran panjang otot ini 2,5cm dengan diameter 50 mikron. Kontraksi otot rangka kuat, cepat, dan disadari. Setiap serabut otot dibungkus oleh endomisium, kumpulan berkas-berkas serabut ini dibungkus oleh fasia propia/perimisium, sedangkan otot (daging) dibungkus oleh selaput fasia super fisalis/epimisium. Endomisium, perimisium, dan epimisium bergabung membentuk urat (tendon) yang melekatkan otot pada tulang.

b. Otot Jantung
Otot yang bekerja khusus untuk memompa darah pada jantung ini adalah jaringan otot yang mampu berkontraksi secara terus-menerus tanpa berhenti. Pergerakannya tidak dapat dipengaruhi sinyal saraf pusat. Otot jantung dipengaruhi oleh interaksi syaraf simpatetik atau parasimpatetik yang mempercepat atau memperlambat laju denyut jantung, namun tidak bisa mengontrolnya secara sadar.

c. Otot Polos
Sel otot polos memiliki bentuk memanjang dengan kedua ujungnya yang nukleus dan runcing yang  terletak di tengah sel otot. Serat miofibril pada otot polos bersifat homogen dan lebih kecil dari serabut otot lurik. Otot polos terdapat di dinding pembuluh darah,di dinding saluran pencernaan, di paru-paru, dan di ovarium. Otot ini bersifat lambat bereaksi dalam menerima rangsang, tetapi otot ini juga memiliki kelebihan yaitu tahan terhadap kelelahan, dan bekerja di bawah pengaruh saraf tak sadar. Perhatikan gambar disamping




Bonus Pantun :

Masak ayam masak tumis..
Iris tipis sampai habis..
Selasa malam hujan gerimis..
Dompet tipis smakin kritis..




Saturday, 13 December 2014

Kali ini kita akan membahas tentang Rangka dan Macam Macam Tulang. Semoga artikel ini bermanfaat, aamiin.

Rangka dan Macam Macam Tulang

Di Bab ini kita mempelajari tentang Rangka dan Otot
kita sudah mempelajari tentang otot disini

A. Pengertian Rangka
    Rangka adalah rangkaian tulang tubuh yang tersusun secara teratur dihubungkan oleh sendi dan digerkan oleh otot.

B. Fungsi Rangka 
  •     Sebagai penyangga dan pemberi bentuk tubuh
  •     Sebagai pelindung organ organ vital
  •     Tempat melekatnya otot
  •     Sebagai alat gerak pasif  
  •     Tempat penimbunan mineral
  •     Serta pembentuk komponen imunologis karena sel sel darah putih dibentuk di dalam sum sum tulang
C. Macam Macam Tulang

a. Berdasarkan bentuknya
Berdasarkan bentuknya, tulang dibedakan menjadi empat jenis / macam meliputi tulang tak beraturan, tulang pipih, tulang pendek, dan tulang pipa.
1.  Tulang Tidak Beraturan
  • Gabungan dari beberapa tulang
  • Tersusun dari tulang spons dan tulang kompak yang diselubungi periosteum
  • Periosteum berfungsi untuk menyuplai tulang spons dan tulang kompak
  • Terdapat pada tulang rahang dan ruas ruas tulang belakang
2. Tulang Pipih
  • Berbentuk lempengengan pipih dan lebar 
  • Tersusun dari 2 buah lempengan, yaitu lempengan tulang kompak dan lempengan tulang spons
  • Terdapat pada tulang tulang penyusun tengkorak dan wajah, tulang dada, tulang rusuk, dan tulang belikat.
3. Tulang Pendek
  • Berbentuk kubus/bulat
  • Berisi sum sum merah
  • Sum sum merah berfungsi sebagai tempat pembentuk sel darah merah dan putih
  • Terdapat pada tulang pergelangan tangan, tulang pergelangan kaki, tulang tempurung lutut, dan ruas ruas tulang belakang
4. Tulang Pipa
  • Berbentuk kubus/bulat
  • Terdiri dari tiga bagian : Epifisis, Diafisis, dan Cakra Epifisis
  • Terdapat pada tulang lengan atas, tulang hasta, tulang pengumpil, tulang telapak tangan, tulang ruas jari tangan, tulang selangka, tulang paha, tulang kering, tulang betis, tulang telapak kaki, dan tulang ruas jari kaki
b. Berdasarkan Fisiknya
1. Tulang Rawan(Kartilago)
  • Memiliki banyakk serat berkalogen yang tertanam di matriksnya
  • Pembentukan tulang rawan  kondroblas yang akan membentuk sel tulang rawan (kondrosit)
  • Dilindungi oleh selaput perikondrium
  • Lebih elastis dari tulang keras
2. Tulang Keras(Osteon)
  • Penyusun tulang keras terdiri atas protein, kolagen, kalsiun, dan fosfor
  • Adanya zat kapur mengakibatkan tulang menjadi keras dan tidak mudah patah
  • Tulang keras terbentuk dari osteoblas
c. Berdasarkan Matriksnya
1. Tulang Kompak
  • Tidak memiliki celah dalam rongga tulang
  • terdapat pada tulang pipa
  • Terdiri atas sistem sistem havers
2. Tulang Spons/Bunga Karang
  • Matriks yang tidak padat/longgar
  • Tidak ada sistem havers
  • Terdapat di tulang pipih/tulang pendek 
D. Kelainan Tulang

1. Kifosis yaitu keadaan tulang punggung yang membengkok ke belakang (bungkuk). Perhatikan pada gambar disamping.

2. Lordosis yaitu keadaan tulang punggung yang membengkok ke depan. Perhatikan pada gambar disamping.ang membengkok ke




3. Skoliosis yaitu keadaan tulang punggung yang membengkok ke kanan atau ke kiri

Bonus Pantun :

Buah pisang buah tomat
Disimpan didalam lumbung padi
Pantas tercium bau menyengat
Rupanya kau belum mandi